Bawang Bombay

Bawang bombay merupakan salah satu jenis tumbuhan yang seringkali dibudidayakan di daerah dataran tinggi. Bawang yang memiliki bentuk yang besar dan bulat serta berdaging tebal. Pada mulanya, bawang bombay digunakan sebagai bumbu dapur dan penyedap makanan. Harganya pun tentunya lebih mahal daripada bawnag biasa, karena ukuran yang berbeda jauh. 

Bawang Bombay

Nah selain untuk bahan dapur, ternyata bawang bombay juga dapat mempengaruhi kesehatan lho. Berikut penjelasannya!

Kandungan Bawang Bombay

Sebelum mengetahui manfaat dari bawang bombay, moms perlu tahu kandungan apa yang dimiliki bawang bombay ya. Bawang bombay adalah makanan rendah kalori yang kaya akan antioksidan, mineral dan vitamin.

Kandungan Bawang Bombay

Dalam sebutir bawang bombay, terdapat sekitar 10 persen dari kebutuhan harian vitamin C, vitamin B6, dan mangan dapat diperoleh dari mengonsumsi bawang bombay. Selain itu, bahan ini juga mengandung magnesium, folat, fosfor, kalium, sulfur, zat besi, antioksidan kuersetin, dan kalsium yang sangat baik bagi tubuh kita.

baca juga

Manfaat Bawang Bombay

Berikut beberapa manfaat bawang bombay bagi kesehatan tubuh:

  • Menjaga kesehatan jantung. Kandungan kalium dalam bawang bombay yang memiliki efek penurun tekanan darah. Quercetin, salah satu jenis flavonoid dalam bawang bombay juga membantu kalium menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Oleh sebab itu, bagi moms yang berpotensi memiliki penyakit jantung mulailah mengkonsumsi bawang bombay ini ya moms.
  • Mencegah resiko kanker. Bawang bombay ternyata mrnyimpan segudang manfaat yang sangat baik bagi tubuh moms. Salah satunya adalah dapat menurunkan risiko terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker lambung, usus besar, dan prostat. Hal ini adalah karena antioksidan pada bawang bombay berperan sebagai antiradang dan mampu menurunkan risiko kanker tertentu.
Manfaat Bawang Bombay
  • Menjaga sistem pencernaan. Serat dalam bawang bombay membuat kerja sistem pencernaan berfungsi dengan baik. Bawang bombay mengandung jenis serat khusus, yakni serat larut yang disebut dengan oligofructose. Serat ini yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus. Oligofruktosa ini juga dibutuhkan untuk membantu mencegah dan mengobati diare.

Efek Samping Bawang Bombay

Setiap hal yang dikonsumsi secara berlebihan tentu akan mendapatkan dampak yang buruk jika tidak sesuai dengan aturannya. Berikut beberapa resiko mengkonsumsi bawang bombay secara berlebihan dalah sebagai berikut:

  • Pada orang yang alergi terhadap bawang bombay, konsumsi aspirin dapat meningkatkan sensitivitasnya terhadap bahan ini.
  • Khusus bagi pengidap diabetes, bawang bombay dapat menurunkan kadar gula. Pengidap diabetes yang mengonsumsi obat yang mengandung bawang bombay sebaiknya memeriksa kadar gulanya secara saksama.
Efek Samping Bawang Bombay

Sementara itu, pada pengidap gangguan perdarahan dan pasien yang menjalani operasi–yang mengonsumsi bawang bombay sebagai obat, bahan ini dapat memperlambat proses pembekuan darah. Hentikan konsumsi bawang bombay sebagai obat-obatan dua minggu sebelum menjalani operasi.

 

baca juga

Aturan Konsumsi Bawang Bombay

Pada penderita gangguan pembekuan darah dan pasien yang akan menjalani operasi, karena bawang bombay dapat memperlambat proses pembekuan darah. Maka sebaiknya berhenti untuk mengkonsumsi bawang bombay sebagai obat-obatan dua minggu sebelum menjalani operasi.
Khusus bagi penderita diabetes, bawang bombay dapat menurunkan kadar gula. Pengidap diabetes yang mengonsumsi obat diabetes dan ingin menggunakan bawang bombay sebagai pengobatan alternatif sebaiknya memeriksa kadar gulanya secara saksama.

Aturan Konsumsi Bawang Bombay

Pada orang yang alergi terhadap bawang bombay, konsumsi aspirin dapat meningkatkan sensitivitasnya terhadap bahan ini. Terlalu banyak mengonsumsi bawang bombay dapat menyebabkan perut kembung atau bahkan diare. Jika timbul gejala atau gangguan akibat terlalu banyak mengonsumsi bawang bombay, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.