Imunisasi pada dasarnya adalah tindakan untuk perlindungan atau kekebalan tubuh bayi dan balita. Prosedur imunisasi atau juga dikenal sebagai vaksinasi ini dapat membantu melindungi bayi dengan mengembangkan kekebalan terhadap penyakit serius.

Imunisasi dilakukan dengan pemberian obat ataupun suntik yang mengandung mikroorganisme penyebab penyakit tertentu yang telah dilemahkan. Mikroorganisme ini kemudian akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi sehingga terbentuk antibodi yang dapat menangkal penyakit tersebut.
Tahapan Imunisasi Bayi dan Balita, Mommy Wajib Tahu Nih!
source: http://hellosehat.com
Imunisasi tidak dilakukan hanya sekali, namun kegiatan ini dilakukan beberapa kali dan bahkan diulang untuk memastikan anak sudah terlindungi dari penyakit. Dengan imunisasi, tidak hanya anak Moms yang terlindungi, namun anggota keluarga lain juga terlindungi.

Oleh karena itu, imunisasi ini merupakan hal yang penting bagi si kecil. Tahapan imunisasi pun berbeda sesuai usia anak. Agar jadwal imunisasi tidak terlewat, berikut ringkasannya :
 
baca juga

Tahapan Imunisasi Bayi


Tahap imunisasi bayi dimulai dari bayi saat berumur 0 hingga 18 bulan. Berikut tahap imunisasi saat bayi:
  • Lahir : vaksin Hepatitis B dan Polio
  • Usia 1 bulan : vaksin Polio dan BCG
  • Usia 2 bulan : vaksin Hepatitis B, Polio, DPT, HiB, PCV, Rotavirus
  • Usia 3 bulan : vaksin Hepatitis B, Polio, DPT, HiB
  • Usia 4 bulan : vaksin Hepatitis B, Polio, DPT, HiB, PCV, Rotavirus
  • Usia 6 bulan : vaksin PCV, Rotavirus, Influenza
  • Usia 8 bulan : vaksin Campak
  • Usia 12 bulan : vaksin PCV, Varisela
  • Usia 15 bulan : vaksin HiB, PCV, MMR
  • Usia 18 bulan : vaksin Polio, DPT, Campak
Dari list di atas terlihat tahapan imunisasi DPT, Hepatitis, HiB dan PCV berulang. Hal ini dikarenakan dosis yang diberikan bertambah, sehingga imunisasi yang diberikan bisa optimal dan kekebalan anak terhadap penyakit tersebut menjadi maksimal.

Tahap Imunisasi Balita dan Anak


Imunisasi tidak hanya dilakukan pada bayi, namun balita hingga anak-anak masih perlu diberikan imunisasi. Berikut tahapan imunisasi balita dan anak :
  • Usia 2 tahun : vaksin Tifois, Hepatitis A
  • Usia 3 tahun : vaksin Japanese Encephautis
  • Usia 5 tahun : vaksin DPT, MMR
  • Usia 6 hingga 10 tahun : ulangan dari vaksin Influenza, Tifoid, Hepatitis A
Untuk lebih jelasnya, tahapan imunisasi dasar lengkap bisa cek Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 tahun dari Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017, dikutip dari IbudanBalita. Atau mommy bisa cek gambar di bawah ini.
Tahap Imunisasi Balita dan Anak
source: http://ibudanbalita.com
baca juga
Berdasarkan Permenkes No 12 Tahun 2017, ada beberapa imunisasi wajib yang diberikan pada bayi sebelum berusia 1 tahun. Tahapan imunisasi bayi 2019 dapat diakses melalui pelayanan kesehatan seperti Posyandu, Puskesmas maupun Rumah Sakit.

Mungkin Moms bertanya, bagaimana bila si kecil tidak diberikan imunisasi? Atau tahapan imunisasi dasarnya tidak lengkap? Jawabannya, tubuh anak tidak memiliki kekebalan yang spesifik terhadap penyakit yang menyerangnya. Alhasil, tubuh tidak kuat dan berisiko mengalami sakit dan komplikasi.

Perlu diketahui, setelah buah hati mendapatkan imunisasi dasar lengkap, masih ada risiko terserang penyakit tersebut. Namun gejalanya tidak separah pada anak yang tidak terimunisasi. Gejala yang dialami bisa dibilang ringan dan cepat sembuh dibanding dengan anak yang tidak terimunisasi memiliki risiko meninggal dunia. Imunisasi dapat membuat kekebalan tubuh anak sekitar 80-95 % dari penyakit spesifik
Tahap Imunisasi Balita dan Anak
source: http://newbornbaby.com.au

Apabila Moms masih ragu untuk imunisasi ataupun bingung tahapan imunisasi yang terlebih dahulu, jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter. Jangan malu bertanya ya, Moms. Setelah mengetahui tahapan imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan balita, jangan sampai terlewatkan ya, Moms!