Mengenal Tanaman Dlingo Bawang dan Manfaatnya


Tanaman dlingo atau jeringau adalah jenis tanaman rimpang yang memiliki daun seperti pita panjang dan berbentuk mirip rumput tinggi. Dlingo memiliki aroma yang kuat dan khas sehingga sering digunakan untuk pengganti jahe dalam masakan atau sebagai bahan parfum.

 

source: http://www.tanobat.com/

Meskipun identik dengan hal mistis, namun tanaman dlingo ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Rimpang dan daun dlingo mengandung saponin dan flavonoida yang bisa mengurangi risiko kanker, hipertensi, diabetes dan mencegah penyakit lambung.

Beberapa manfaat dlingo bawang lainnya adalah dapat  digunakan sebagai pereda nyeri, obat rematik, dan sebagai bahan obat penenang. Umumnya dlingo dikonsumsi dengan cara minum rebusan daun dlingo atau dengan minum parutan rimpang dlingo.

Dlingo Bawang untuk Bayi dan Ibu Hamil



Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, sering dijumpai penggunaan dlingo bawang untuk bayi. Banyak yang menganggap bahwa jika ibu mengajak bayinya menghadiri acara seperti pernikahan atau kematian dapat menyebabkan anak mengalami sawan.

Penggunaan dlingo bawang untuk bayi caranya sangat mudah, yaitu ambil sedikit daun atau rimpang dlingo, dipotong kecil, lalu tusukkan peniti dan kenakan di topi atau pakaian bayi.

Bukan hanya pada bayi, namun banyak juga yang memakaikan dlingo bawang untuk ibu hamil. Tujuannya adalah untuk melindungi si kecil di dalam perut dari gangguan makhluk halus dan sebagainya. Jika Moms tidak ingin ribet atau berisiko terluka karena peniti, Moms bisa menggunakan gelang dlingo bawang pengusir sawan yang kini banyak tersedia di pasaran.

source: https://www.tokopedia.com/
Sawan sendiri adalah fenomena yang perlu ditelusuri secara medis. Bayi yang mengalami sawan umunya mengalami perubahan perilaku seperti demam, rewel dan kejang. Jika anak sawan dengan gejala kejang, sebenarnya ia mengalami gangguan aliran elektrik di dalam otak sehingga mengakibatkan guncangan pada tubuh. Kejang ini kadang diikuti dengan mulut berbusa dan lidah tergigit.

Sedangkan gejala sawan lain adalah anak tiba-tiba menjadi demam, rewel dan lesu. Pada kasus ini beberapa pendapat medis menyatakan bahwa kemungkinan si kecil mengalami kelelahan, common cold atau terinfeksi kuman sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini banyak mitos tentang bayi dan kehamilan yang masih banyak dipercaya hingga turun-temurun. Semua itu kembali pada kepercayaan dan keyakinan Moms masing-masing, boleh mempercayainya atau tidak. Namun jika kesehatan anak tidak kunjung membaik segera periksakan ke dokter ya Moms!