Menyusui Bayi

Air susu ibu (ASI) mengandung lebih dari 200 nutrisi yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan bayi. Seiring dengan tumbuh kembangnya, kandungan nutrisi di dalam ASI akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Memberikan ASI kepada si kecil dapat membuat kecerdasannya meningkat, memperkuat daya tahan tubuh si bayi, kolik, infeksi pernapasan dan telinga, sembelit, asma, ataupun alergi. Selain bermanfaat untuk si kecil, untuk si ibu juga bisa menekan risiko diabetes, obesitas, asma, serta penyakit infeksi seperti infeksi telinga, radang paru-paru (pneumonia), diare, bahkan menyusui dapat membakar hingga 500 kalori per hari, lho Moms!

Menyusui Bayi

Tips Menyusui Bayi dengan Puting Datar

Menyusui bayi memang banyak manfaatnya untuk si kecil maupun si ibu. Tapi, ada beberapa ibu yang mengalami kesulitan untuk menyusui bayinya. Salah satu masalahnya adalah puting yang datar. Puting datar adalah kondisi di mana puting tidak menonjol dari area sekitarnya. Keadaan seperti ini membuat bayi mengalami kesulitan saat melakukan pelekatan. Ini membuat proses menyusui bayi jadi tidak maksimal.

Meski kondisi seperti ini adalah sebuah tantangan, namun dengan cara tertentu, pasti masalah ini dapat Moms lalui. Nah, berikut ini beberapa tips menyusui bayi dengan puting datar, Moms!

Tips Menyusui Bayi dengan Puting Datar
baca juga

Pijat Payudara

Jika Moms menyadarinya semasa hamil, Moms bisa lakukan pemijatan payudara dengan menarik puting ke luar, terutama pada trimester akhir, dengan cara memegang payudara tepat di ujung areola dengan jempol dan telunjuk. Pijat dengan lembut ke arah puting sampai puting keluar, atau lakukan pinch test.

Nah, jika Moms mengalami puting datar setelah melahirkan atau saat ingin menyusui, Moms bisa lakukan tekanan untuk menonjolkan puting. Caranya, pegang dan pijat puting selama 30 detik, kemudian sentuh dengan kain dingin sebelum menyusui. Jika puting memang inverted (puting tertarik ke dalam, ada yang mudah untuk dikeluarkan, ada pula yang tidak bisa), Moms sudah memijatnya berulang kali, minta bantuan konsultan laktasi. 

Pijat Payudara

Beri Rangsangan dengan Teknik Hoffman

Teknik Hoffman untuk menarik puting telah digunakan sejak tahun 1950-an. Untuk mencobanya, Moms bisa lakukan cara berikut ini.

  1. Letakkan ibu jari Moms di kedua sisi puting. Pastikan untuk menempatkannya di pangkal puting, bukan di luar areola.
  2. Tekan dengan kuat ke jaringan payudara.
  3. Sementara masih menekan, tarik perlahan ibu jari dari satu sama lain.
  4. Gerakkan ibu jari di sekitar puting dan ulangi.

Moms dapat melakukan teknik ini kapan pun Moms ingin puting menonjol, tetapi tidak jelas berapa lama efek ini akan bertahan. Untuk hasil terbaik, praktikkan teknik ini setidaknya sekali sehari. Stimulasi teratur dapat membantu puting menonjol lebih sering.

Beri Rangsangan dengan Teknik Hoffman
baca juga

Pegangi Payudara Saat Menyusui

Memegangi payudara saat menyusui bisa membuat bayi lebih mudah melekatkan mulut si kecil pada ibu dengan puting datar. Ada dua cara yang bisa Moms coba, yaitu:

C-hold

Teknik ini membantu ibu untuk mengendalikan payudara sehingga bisa dengan mudah mengarahkan puting ke mulut bayi. Melalui cara ini, sekalipun puting ibu datar, bayi tetap bisa menyusu dengan posisi yang tepat. Caranya:

  1. Posisikan jempol dan keempat jari Moms seperti membentuk huruf C.
  2. Taruh di sekitar payudara dengan puting menjadi pusatnya sehingga posisi ibu jari di atas payudara dan jari lainnya di bawahnya.
  3. Pastikan jari-jari ini berada di belakang areola.
  4. Tekan payudara sambil arahkan ke mulut bayi.

V-hold

Teknik yang satu dilakukan dengan menempatkan jari telunjuk dan jari tengah membentuk seperti gunting di sekitar areola dan puting. Untuk lebih jelasnya, berikut caranya:

  1. Letakkan jari telunjuk dan tengah di antara puting susu dan areola.
  2. Posisi jempol dan jari telunjuk harus berada di atas payudara sementara sisanya di bawah payudara.
  3. Tekan jari Moms ke bawah dengan lembut untuk membantu memeras puting dan areola.
Pegangi Payudara Saat Menyusui

Gunakan Alat Bantu

Nah, cara terakhir gunakan alat bantu seperti Niplette. Niplette adalah alat yang mampu memanjangkan saluran susu dengan cara menarik puting setegak mungkin. Alat ini bentuknya kecil dan terbuat dari plastik transparan, dipasang di sekitar puting. Gunakan sebelum memakai bra.

Cara pemakaiannya:

  1. Gunakan pelembap ke daerah puting dan areola sebelum memakai Niplette.
  2. Pasang katup ke botol suntik, dan dorong dengan perlahan.
  3. Posisikan Niplette di sekitar puting dengan satu tangan, dan tarik botol suntiknya dengan tangan yang lain, membuat gerakan menghisap. Jangan menarik terlalu keras untuk menghindari rasa sakit.
  4. Saat puting sudah tertarik keluar, lepaskan Niplette.
  5. Pegang katupnya dan lepaskan dari botol suntik. Lakukan ini dengan hati-hati sehingga tidak ada udara yang masuk lagi, yang bisa menyebabkan Niplette jatuh.
  6. Kenakan Niplette di bawah pakaian. Jika Moms mengenakan atasan ketat, Niplette bisa disamarkan dengan menggunakan penutup khusus.
  7. Lepas Niplette dengan cara menarik botol suntik ke katupnya untuk menghentikan proses tarikan.
  8. Gunakan Niplette satu jam tiap hari. Lalu tingkatkan pemakaiannya dari satu jam ke delapan jam tiap harinya.
  9. Jangan menggunakan Niplette siang malam.
  10. Dalam 3 minggu, Moms akan lihat hasilnya; puting akan mengisi cetakan di katup dengan sempurna tanpa harus ditarik lagi.
Gunakan Alat Bantu