Sakit kepala saat menyusui
Saat menyusui si kecil, Moms kerap merasa sakit kepala? Bisa jadi, itu adalah lactation headache

Lactation headache ini bisa terjadi karena dipicu oleh fluktuasi hormon oksitosin dalam proses menyusui. Sakit kepala itu muncul bersamaan dengan dilepasnya hormon oksitosin oleh tubuh, saat Moms menyusui.

Hormon oksitosin sebenarnya berfungsi memicu kontraksi saluran-saluran ASI di payudara, agar ASI mengalir keluar. Namun, saat kadar hormon oksitosin yang awalnya dilepas dalam jumlah besar berangsur-angsur menipis, sakit kepala bisa timbul sebagai efek sampingnya.

Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.google.co.id/amp/s/parenting.firstcry.com/articles/headache-while-breastfeeding-is-it-normal/%3Famp

Sakit kepala yang disebabkan hormon oksitosin umumnya tidak berbahaya. Kejadiannya mirip sakit kepala yang dirasakan tatkala hormon oksitosin dilepaskan tubuh saat orgasme atau dalam kontraksi persalinan.

Selain itu, ada beberapa penyebab lain sakit kepala ketika sedang menyusui, diantaranya adalah:

  • Sakit kepala pasca melahirkan

Selama beberapa minggu setelah persalinan, beberapa ibu mengalami penurunan kadar hormon estrogen, yang menyebabkan sakit kepala dan depresi. Karena hal tersebut, ibu menyusui merasakan sakit pada kepalanya.

Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.google.co.id/amp/s/m.klikdokter.com/amp/2700439/sakit-kepala-saat-menyusui-apa-sebabnya
  • Migrain

Jika Moms mengidap migrain sejak sebelum hamil, saat hamil biasanya migrain berkurang pada trimester kedua dan ketiga, akibat perubahan hormonal di dalam tubuh. Namun, tatkala kehamilan usai dan masa menyusui dimulai, migrain timbul lagi! Bahkan, terasa lebih mengganggu karena di masa menyusui Moms dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan yang dulu jadi andalan mengusir migrain. 

Bila tidak diobati, migrain dapat menyerang selama 4 hingga 72 jam. Sakit kepalanya bersifat unilateral atau di satu sisi kepala, dan berdenyut. Gejalanya termasuk mual, muntah, photophobia atau sensitif cahaya, dan phonophobia atau peka suara bising.

baca juga
  • Dehidrasi

Dehidrasi atau kurang cairan adalah kondisi ketika tubuh kekurangan cairan, akibat cairan yang dikeluarkan tubuh melalui ASI, keringat, dan urin, tidak seimbang dengan asupan cairan yang diterima tubuh. 

Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.alodokter.com/dehidrasi

Dehidrasi dapat mencetus sakit kepala, sebab minimnya air di dalam darah akan membuat darah menjadi pekat, sehingga alirannya ke tubuh bagian atas terhambat. Akibatnya, sakit kepala timbul. Bayi mengisap ASI hingga 200 mililiter sekali menyusu. Artinya, sebanyak itulah cairan yang keluar dari tubuh ibu per sekali menyusui. Bayangkan bila Moms menyusui 10-12 kali sehari. 

Pengeluaran cairan tubuh tatkala menyusui ini harus diimbangi asupan cairan. Rasa haus atau tenggorokan kering yang timbul sehabis menyusui, sebenarnya alarm tubuh yang menandakan Anda mengalami gejala dehidrasi.

  • Kelelahan
Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.google.co.id/amp/s/id.theasianparent.com/tips-agar-ibu-menyusui-tak-mudah-putus-asa/amp

Kehadiran bayi dengan pola tidur yang belum terbentuk dan masih sering menyusu di malam hari membuat jadwal tidur Moms jadi berantakan. Total kebutuhan jam tidur 7-8 jam per hari pun tidak terpenuhi. Akibatnya tubuh Moms jadi kelelahan dan menyebabkan tekanan darah turun, sehingga peredaran darah ke kepala terhambat. Akibatnya timbul sakit kepala.

baca juga
  • Salah posisi menyusui

Saat sedang menyusui bayi, ternyata ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan nih, Moms. Satu yang paling penting adalah posisi Moms selama memberi ASI. Masalah posisi nyatanya bisa menentukan apakah ASI diterima dengan baik oleh bayi, salah posisi juga bisa menyebabkan Moms mengalami sakit kepala. 

Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.orami.co.id/magazine/4-posisi-menyusui-yang-salah-ini-membuat-payudara-kendur-dan-nyeri/

Duduk dan berbaring adalah posisi menyusui yang paling sering dipilih. Nah, agar terhindar dari sakit kepala, usahakan untuk tidak terlalu membungkukkan kepala atau punggung. Sebab, hal ini bisa menekan saraf-saraf di leher dan kepala dan menyebabkan kontraksi yang memicu sakit kepala.

Cara mengatasi sakit kepala saat menyusui
Jika Moms mengalami permasalahan sakit kepala yang disebabkan faktor-faktor di atas, ada baiknya Moms melakukan hal berikut ini untuk mengurangi rasa dakit di kepala:

  • Banyak minum air putih, hal ini tentu saja untuk menghindari Moms terkena dehidrasi. 
  • Jika Moms tidak bisa beristirahat total di malam hari, upayakan untuk beristirahat sejenak di sela-sela jadwal menyusui. Moms juga bisa meminta bantuan suami atau keluarga untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah yang berat selama menyusui.
  • Coba lebih relaks dan berpikir positif, kurangi rasa cemas yang berlebihan ketika menyusui. Hal ini bisa dilakukan dengan mendengar lagu kesukaan Moms.
Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
source: https://www.google.co.id/amp/s/doktersehat.com/bantal-menyusui/amp/
  • Coba untuk menggunakan bantal menyusui sebagai penyangga punggung dan bahu, agar posisi menyusui lebih nyaman untuk Moms dan bayi.
  • Lakukan peregangan atau olahraga kecil untuk menghindari tubuh dari kekakuan yang bisa meningkatkan rasa sakit kepala.
  • Jangan sungkan meminta bantuan suami untuk memijit badan Moms yang terasa kelelahan atau sesekali Moms bisa pergi ke tempat refleksi untuk melakukan pemijatan.


Berikut tadi adalah penyebab sakit kepala ketika menyusui dan cara mengatasinya. Namun, jika sakit kepala masih terus berlanjut dan mulai mengganggu, segera lakukan pemeriksaan kesehatan ya Moms!