Darah rendah pada wanita hamil normal karena banyak wanita hamil yang mengalami kondisi tersebut. Namun, meski tidak berbahaya ibu hamil perlu waspada dan mencari tahu penyebabnya serta cara penanganannya, agar dapat diatasi dengan tepat sesuai penyebabnya. Berikut ini beberapa hal mengenai darah rendah saat hamil dan cara penangannya. Disimak baik-baik yuk, Moms!

Berapa Normalnya Tekanan Darah?

Darah rendah saat hamil biasanya terjadi karena disebabkan oleh perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke janin. Selain tekanan darah rendah saat hamil juga dipengaruhi oleh kekurangan asam folat, vitamin B12, dan beberapa penyebab lainnya.

Normalnya tekanan darah berada pada kisaran 90-130 sistolik dan 60-80 diastolik tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing orang. Seseorang dapat dikatakan mengalami darah rendah jika tekanan sistoliknya kurang dari 90 dan diastoliknya kurang dari 60.

Rendah atau tidaknya tekanan darah Ibu hamil dapat diketahui dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. 
 

source : https://healthline.com

 

Penyebab Tekanan Darah Rendah Saat Hamil

Ada banyak faktor penyebab tekanan darah rendah saat hamil seperti anemia, kurangnya asupan vitamin B12, kekurangan asam folat, pelebaran pembuluh darah, riwayat medis hipotensi bawaan yang sudah terjadi dari sebelum hamil, dehidrasi, infeksi, kurangnya nutrisi, dan pengaruh obat yang dikonsumsi.

Selain itu tekanan darah rendah juga dapat terjadi saat berbaring. Ibu hamil yang berbaring pada posisi tidur terlentang akan mengalami tekanan darah rendah karena pada posisi ini rahim akan memberikan tekanan pada pembuluh darah vena cava dan aorta sehingga dapat menghambat sirkulasi darah. Inilah yang menyebabkan tekanan darah rendah pada ibu hamil.

Pada kasus lain, tekanan darah rendah dapat terjadi pada ibu hamil saat berdiri dari posisi duduk maupun jongkok. Untuk itu disarankan agar tidak berdiri secara tiba-tiba pada saat posisi duduk maupun jongkok. 


 

source : https://checkpregnancy.com

 
baca juga

Gejala Darah Rendah Saat Hamil 

Ada beberapa gejala tekanan darah rendah yang umum terjadi seperti, mual, pusing, penglihatan kabur, kesulitan konsentrasi, haus yang berlebihan, pucat, denyut jantung tinggi, dan berkeringat dingin. Darah rendah sering dialami oleh ibu hamil sehingga Moms tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin, selama ibu hamil dapat mengatasi tekanan darahnya.

Tekanan darah rendah dapat dikatakan berbahaya apabila Ibu hamil  merasakan pusing yang hebat hingga menyebabkan pingsan dan juga tekanan darah sistolik dan disatolik berada di bawah angka normal, serta ibu hamil yang mengalami muntah parah sehingga mengganggu asupan nutrisi janin, maka dianjurkan untuk segera konsultasi dengan dokter kandungan agar dapat segera mendapat penangan. 


 

source : https://medscape.com 

 

Cara Mengatasi Darah Rendah Saat Hamil 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi darah rendah seperti :

  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan gizi seimbang
  • Perbanyak minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan
  • Konsumsi makanan dengan kadar garam yang cukcup
  • Mengonsumsi multivitamin atau suplemen hamil yang banyak mengandung asam folat
  • Usahakan untuk berbaring di sisi kiri untuk meningkatkan aliran darah ke jantung
  • Hindari berdiri terlalu cepat dari posisi duduk maupun jongkok
  • Lakukan olahraga ringan dan istirahat yang cukup.
Selain itu untuk mencegah tekanan darah rendah saat hamil dapat dilakukan dengan memenuhi gizi dan asupan nutrisi seimbang, perbanyak konsumsi buah dan sayur. Segera konsultasikan ke dokter apabila tekanan darah rendah mengalami gejala parah yang dapat menganggu aktivitas.  

 


 

source : https://parenthub.com.au
baca juga

Makanan dan Minuman untuk Darah Rendah 

Buah dan sayur adalah makanan yang dianjurkan untuk mengatasi darah rendah saat hamil. Buah delima dipercaya mengandung sumber alami zat besi yang bisa membuat kadar HB dalam tubuh naik dengan cepat. Selain itu buah delima juga tinggi akan asam folat yang diperlukan selama kehamilan. Selain buah delima, bush pisang, biji labu, dan kurma juga baik dikonsumsi untuk mengatasi Sarah rendah saat hamil. 

Semua jenis kacang-kacangan juga dapat menjadi makanan untuk ibu hamil yang mengalami tekanan darah rendah. Kacang adalah sumber protein nabati yang akan membantu tubuh ibu hamil bisa mendapatkan kalsium dengan baik. Kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang akan membantu energi tubuh ibu hamil cepat pulih.

Sayuran seperti brokoli dan bayam juga bisa menjadi makanan untuk mengatasi tekanan darah rendah. Yang terpenting, selalu mengonsumsi makanan yang sehat untuk ibu hamil dengan nutrisi yang seimbang, baik karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, kalsium, zat besi, dan asam volat. Pastikan menjaga kebersihan dan kematangan dari makanan yang dikonsumsi.

 

Nah, itulah Moms beberapa cara mengatasi tekanan darah rendah saat hamil yang bisa Moms coba. Semoga bermanfaat.