Menjalani hidup sehat perlu kita lakukan secara konsisten dan mengatur pola makan yang baik untuk menjaga tingkat gula darah agar terhindar dari penyakit ini. Sejak zaman dulu berbagai ramuan alami sebenarnya sudah digunakan untuk mengobati diabetes yaitu terdapat beberapa tumbuh-tumbuhan tertentu untuk mengatasi penyakit ini. Moms, berikut ini adalah beberapa tanaman herbal untuk diabetes, yuk kita simak!

Fenugreek

Fenugreek adalah sejenis tanaman biji-bijian yang banyak tumbuh di Asia dan sering digunakan oleh masyarakat India sebagai bumbu masakan. Fenugreek memiliki kandungan senyawa yang mampu mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh dan mampu menurunkan diabetes.

Tanaman herbal ini berfungsi menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Hal ini akan meningkatkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer sehingga mengurangi kadar glukosa dalam darah. Namun Fenugreek tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui, Moms.

baca juga

Lidah buaya

Lidah buaya dianggap sebagai obat penyembuh. Getah kering lidah buaya dan gel bening yang tedapat dibagian dalam daun digunakan secara tradisional untuk mengobati diabetes karena diyakini dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dan HbA1c. Dengan mengonsumsi lidah buaya dapat membantu memperbaiki kadar glukosa darah dan bermanfaat untuk mengobati diabetes. Hal ini karena lidah buaya dapat menurunkan lemak darah pada penderita diabetes dengan tingkat molekul abnormal atau diabetes tipe 2.

Moms mungkin mengenal tanaman ini untuk menjaga kesuburan rambut, ternyata tanaman ini telah terbukti dapat membantu proses penyembuhan diabetes. Gel lidah buaya dapat dijadikan jus dan bermanfaat untuk mengatasi diabetes karena gel tanaman bernama ilmiah Aloe vera ini mengandung hypoglycemic yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Kayu Manis

Tumbuhan ini membuat sel-sel lemak lebih mudah diakses insulin dan meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Selain itu tanaman ini dapat menghambat pembentukan radikal bebas yang berbahaya. Kayu manis yang biasa digunakan sebagai bahan masakan ini juga memiliki khasiat yang cukup bagus dalam mengurangi gejala diabetes.

Kayu manis berpotensi bisa mengurangi penyerapan glukosa sesudah Moms makannya dengan menghambat aktivitas enzim yang terlibat dalam metabolisme karbohidrat. Potensi lainnya adalah menghambat memecahan gula, serta meningkatkan sirkulasi insulin. Kandungan yang ada di dalam kayu manis mampu membantu tubuh dalam memecah glukosa menjadi energi.

baca juga

Bawang Putih

Moms mungkin sering menggunakan bawang putih sebagai bumbu penyedap masakan. Namun bawang putih juga dianggap sebagai ramuan terbaik untuk  menurunkan gula darah serta perbaikan sel-sel pankreas dan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. American Diabetes Association menjelaskan tanaman bernama ilmiah Allium sativum ini mengandung S-allyl cystein sulfoxide (SACS) dan allicin, yang dapat mengontrol produksi insulin dalam hati. Dengan begitu, kadar gula dalam darah tidak meningkat drastis.

Bawang putih menjadi salah satu makanan yang diprioritaskan untuk penderita diabetes. Karena bawang putih mengandung protein, vitamin A, B-1 dan C, juga terdiri dari mineral penting seperti kalsium (cocok sebagai pencegah hipertensi), magnesium, kalium, besi, dan selenium serta asam amino penting. Tanaman ini sangat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan mengendalikan gerakan aliran darah pada organ tubuh sehingga baik dikonsumsi untuk penderita diabetes.

Kemangi

Kemangi memiliki efek positif pada glukosa setelah makan dan saat puasa. Ramuan ini dapat memfasilitasi proses sekresi insulin. Daun yang biasanya kerap disajikan sebagai lalapan ini memiliki khasiat yang cukup ampuh dalam mengatasi diabetes. Daun kemangi memiliki kandungan zat yang berfungsi untuk membantu proses sekresi insulin. Ketika insulin dapat di produksi dengan baik, berarti pengaturan kadar gula dalam tubuh pun juga akan membaik.

Jenis tanaman yang bernama latin Ocimum Sanctum ini mempunyai kelebihan tersendiri. Di mana seluruh bagian dari tanaman ini mampu digunakan sebagai obat diabetes. Sehingga tanaman ini akan membuat Moms terhindar dari penumpukan glukosa dalam tubuh. Cara mengonsumsi daun kemangi untuk obat diabetes bisa Moms lakukan dengan cara memakannya secara mentah sebagai lalapan dan pastikan sebelum mengonsumsi daun ini, dalam kondisi bersih.

Daun mangga

Daun mangga merupakan obat yang efektif pada diabetes. Selain buahnya yang memang sangat lezat untuk dikonsumsi, ternyata bagian daun dari tanaman mangga bermanfaat dalam mengatasi diabetes karena daun mangga memiliki senyawa tanin yang dapat mengobati diabetes pada fase-fase awal, Moms.

Daun mangga memiliki kandungan senyawa tarakserol -3 beta dan etil asetat yang akan mempertahankan jumlah produksi hormon insulin, sehingga kadar gula darah dalam tubuh akan terkontrol. Mengonsumsinya sangat mudah Moms, cukup siapkan 2-3 helai daun mangga lalu rendam daun mangga semalaman dalam secangkir air setelah itu, Moms dapat menyaring daun mangga dan mengonsumsi ramuannya langsung setiap hari secara rutin.

Mengkudu

Buah mengkudu memiliki kandungan flovanoid yang membantu penderita diabetes untuk menjaga kestabilan gula darah dengan cara mencegah produksi glukosa di hati. Selain itu kandungan Xeronine yang terbentuk dari proxeronine juga membantu mengatasi penyakit diabetes. Xeronine dapat memicu mengoptimalisasi fungsi sel-sel yang rusak dengan cara merevitaliasasi dan meregenerasinya. Hal ini juga memberikan dampak positif pada sensifitas sel-sel insulin yang tadinya menurun, hingga kadar gula dalam darah menjadi kembali stabil.

Buah yang dianggap memiliki aroma kurang sedap ini, ternyata memiliki banyak manfaat dalam proses penyembuhan diabetes karena mengkudu memiliki banyak kandungan vitamin, kalium, serat alami, fosfor, serta nutrisi lainnya. Dalam buah mengkudu juga memiliki antioksidan yang sangat tinggi sehingga dapat membantu Moms dalam proses penyembuhan diabetes.

Moms Bisa memakan langsung buah ini jika Moms tahan akan rasa pahit dari buah mengkudu atau dengan memeras ekstrak mengkudu lalu dibuat minuman/jus yang dicampur dengan madu atau perasan lain untuk menghilangkan baunya yang menusuk.