1) Maksimalkan Waktu Cuti 3 Bulan dari Kantor

Biasanya perusahaan hanya memberikan hak cuti 3 bulan buat ibu untuk hamil dan melahirkan. Nah, sebaiknya waktu 3 bulan itu kamu pakai semaksimal mungkin. Misalnya, dengan mengambil cuti seminggu sebelum melahirkan, sehingga kamu punya banyak waktu untuk merawat bayimu di awal-awal kelahirannya.

Akan ada banyak tantangan yang mungkin kamu hadapi saat menjadi ibu baru, karena itu gunakan waktumu sebaik mungkin untuk belajar dan beradaptasi dengan peran barumu. 
 

source: http://www.momjunction.com/



 

baca juga

2) Rencanakan Segalanya dari Jauh-jauh Hari Sebelum Masuk Kantor

Penting banget nih, Moms! Sebelum masuk kantor kembali, kamu sudah harus memiliki persiapan yang matang tentang siapa dan bagaimana kamu akan mengasuh bayimu. Karena kamu harus kembali bekerja, maka ada 3 pilihan yang bisa kamu ambil. Misalnya, menitipkan anak untuk diasuh orangtua, mempekerjakan nanny atau babysitter dan menitipkan anak di Day Care.

Opsi pertama mungkin aman dan membuatmu tenang karena anak akan diasuh oleh orangtua, namun kamu perlu hati-hati dengan opsi kedua dan ketiga. Carilah babysitter ataupun layanan Day Care yang aman dan terpercaya!
 

source: http://www.sheknows.com/



 

3) Selalu Awasi Anak dari Kantor

Untungnya di zaman sekarang teknologi sudah canggih, sehingga kamu bisa melihat aktivitas anakmu di rumah meski kamu sedang berada di kantor. Luangkan waktu, misalnya pada jam istirahat makan siang untuk melakukan video call dengan orangtua ataupun babysitter.

Video call akan memudahkanmu untuk melihat aktivitas yang dilakukan anakmu setiap hari. Selain itu, untuk berjaga-jaga kamu bisa memasang CCTV di rumah, untuk membantumu mengawasi aktivitas anak dan apakah mendapat perlakuan yang baik dari orang yang mengasuhnya. 
 

source: https://videohive.net/



 

baca juga

4) Selalu Luangkan Waktu Bermain dengan Anak

Kamu pasti enggak mau kan dianggap orang asing oleh anak sendiri? Oleh karena itu, sesibuk apapun kamu, selalulah luangkan waktu untuk bermain dan bercanda bersama si kecil.

Kamu bisa melakukannya di pagi hari sebelum berangkat ke kantor, ataupun saat pulang dari kantor. Selain itu, jangan bekerja di akhir pekan ya, Moms! Gunakanlah waktu-waktu sesempit apapun untuk ber-quality time bersama anak. 
 

source: http://www.newbornhub.com/



 

5) Tetap Berikan ASI Ekslusif

Selama bekerja kamu tetap bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayimu. Caranya adalah memompa atau pumping ASI dan menyimpannya untuk diminum si kecil saat kamu sedang di kantor.

Kamu juga bisa membawa alat pumping ke kantor dan memompa ASI di sana. Sekarang sudah banyak kantor berbaik hati membolehkan karyawannya untuk memompa ASI di meja kerja. Semoga saja kantormu seperti itu juga ya, Moms! 
 

source: https://kellymom.com/



 

6) Jelaskan kepada Anak Alasan Kamu Tetap Bekerja

Tentu saja bayi belum memahami tentang kenapa ibunya meninggalkannya dan harus bekerja. Nah, saat si kecil beranjak besar, atau menginjak usia di atas 2 atau 3 tahun, kamu bisa menjelaskannya secara sederhana bahwa kamu pergi sementara waktu untuk bekerja, tapi akan kembali lagi.

Jelaskan bahwa kamu bekerja untuk membelikan anak mainan. Dengan penjelasan ini maka anak akan mengerti dan tidak menangis lagi saat kamu tinggalkan. 
 

source: http://money.cnn.com


Nah, itulah beberapa tips mengasuh anak untuk ibu bekerja. Good luck, ya!