Manfaat Jagung Muda bagi Kesehatan dan Kecantikan


Jagung merupakan sayuran yang kaya serat dan nutrisi yang baik bagi pencernaan. Selain itu jagung juga banyak mengandung folat, vitamin C dan thiamin serta magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa manfaat jagung muda di antaranya:

Mendukung pertumbuhan janin

Salah satu manfaat jagung muda untuk ibu hamil adalah untuk mendukung perkembangan otot, tulang dan gigi dan pada janin. Jagung mengandung beberapa mineral seperti tembaga, zat besi, fosfor yang bukan hanya mendukung perkembangan tulang pada janin, mencegah anemia, mencegah cacat tabung saraf dan memelihara ginjal.
 

Ragam Manfaat Jagung Muda, Baik untuk Bayi dan Ibu Hamil
source: https://www.momjunction.com/

Menjaga fungsi otak janin

Manfaat jagung muda untuk bayi di antaranya adalah untuk membantu perkembangan sel-sel otak dan fungsi kognitif bayi sejak dalam kandungan. Bagi Moms yang sedang hamil, jangan lupa mencukupi asupan thiamin agar janin dapat tumbuh cerdas dan sehat.

Mencegah sembelit bagi ibu hamil

Ibu hamil umumnya mengalami sembelit di awal kehamilan karena meningkatnya produksi hormon progesteron. Untuk mengatasi sembelit, Moms bisa mengonsumsi jagung yang kaya serat selama kehamilan. Serat tinggi pada jagung akan membuat usus ibu hamil bekerja lebih baik dan mengurangi sembelit.

Ragam Manfaat Jagung Muda, Baik untuk Bayi dan Ibu Hamil
source: https://www.liputan6.com/

Meredakan bercak cacar air

Bukan hanya baik bagi ibu hamil dan bayi, manfaat jagung muda untuk wajah yang banyak dipercaya adalah sebagai obat cacar air. Cara menggunakan jagung muda untuk cacar air pun tidak sulit. Bersihkan jagung muda dengan air, lalu parut hingga halus dan tempelkan pada permukaan kulit yang muncul bercak cacar air. Kandungan air dan vitamin E yang tinggi dalam jagung dapat mengurangi rasa gatal pada bercak tersebut.

Namun Moms juga perlu memerhatikan efek samping jagung muda untuk kompres bercak cacar air ini. Secara medis pengobatan ini tidak dianjurkan karena belum ada penelitian dan bukti jurnal medis yang mendukung, karena itu dikhawatirkan justru akan menimbulkan infeksi sekunder bakteri. Jika bercak cacar air ini dirasa cukup parah dan mengganggu penampilan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.