Kasus video bullying kembali viral. Kali ini dialami oleh seorang anak SD yang dalam video tersebut terlihat diolok-olok oleh beberapa temannya. Tidak seperti kasus Audrey yang sebelumnya viral karena kekejaman para pembully, kisah ini viral lantaran kisah pilu yang disampaikan bocah SD itu dalam amarahnya.

Dalam percakapan berbahasa Sunda itu, sang bocah yang diketahui bernama Nabila ini mengatakan bahwa ia telah ditinggal oleh ibu dan bapaknya, serta harus memulung untuk mencari uang guna membeli sepatu yang saat itu telah dirusak oleh teman-temannya.

Awal Mula Nabila Dibully

Nabila adalah seorang gadis berusia 12 tahun yang saat ini tengah menempuh pendidikan di SDN 1 Cobidas Batujajar kelas 6 SD. Video bully yang dialaminya viral dan mendatangkan rasa
empati dari para warganet. Kasus pembullyan itu bermula ketika sepatu yang dipakai Nabila
terinjak, tapi ia malah mendapat cemoohan dari teman-temannya. Saat itu, dalam bahasa Sunda
teman-teman Nabila mengatakan, "Nanti aku juga bisa ganti, bisa juga pakai iuran". Kemudian
Nabila Menjawab, "Iya tapi jangan pakai uang bapak kalian, tapi pakai uang kalian sendiri.

Teman-teman Nabila menimpali, "Kamu juga dapat uang dari bapak kamu". Nabila yang kesal lalu menjawab, "Enggak". Teman-temannya yang heran kemudian bertanya lagi, "Ya iya kamu dapat uang dari mana emang kalau bukan dari mama bapak kamu?" Dengan wajah sedih dan marah Nabila lalu menjawab."Aku ambilin rongsokan langsung dijual, aku mah cape-cape untuk membeli sepatu dan aku juga ditinggalkan ibu bapakku, kalian tidak". Perkataan Nabila tersebutlah yang membuat video ini viral dan memancing rasa iba para netizen.

baca juga

Memulung Demi Mendapatkan Sepatu Sekolah

Setelah video tersebut viral, diketahui bahwa sehari-hari Nabila memang memulung setiap pulang sekolah. Ia akan memulung selama 2 jam kemudian melanjutkannya lagi pada sore hari.
Nabila sering memulung di daerah kampung Cibodas, dekat Perumahan Pangauban Silih Asih. Dan seperti yang juga dikatakan Nabila, bahwa ia memang telah ditinggal oleh ke dua orang tuanya sejak bayi, dan kini tinggal bersama kakeknya Cece dan neneknya Ira yang telah berusia 70 tahun dan sering sakit-sakitan. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan demi membeli sepatu, hasil memulung Nabila yang dijual setiap hari sabtu dan mendapat penghasilan Rp25.000 - Rp30.000 itu juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti makan untuk ia dan kakek neneknya.

Tempat Tinggal Nabila

Melalui konfirmasi dari berbagai pihak, kini diketahui bahwa alamat tempat tinggal Nabila
adalah Kampung Cibodas, No. 27, RT 03 RW 07, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Nabila tinggal dalam sebuah rumah yang sangat sederhana dan hanya berlantaikan semen bersama kakek dan neneknya. Viralnya video bully yang dialami Nabila juga memancing perhatian pejabat setempat, salah satunya yaitu Sonya Fatmala, istri Hengki Kurniawan wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat yang telah berkunjung langsung ke rumahnya.

baca juga

Reaksi Netizen

Tak hanya pejabat, viralnya video ini juga memancing aksi nyata dari netizen yang membuat
sebuah penggalangan dana sejak 16 April 2019. Penggalangan dana tersebut dilakukan melalui
situs kitabisa.com dengan judul Sepatu Untuk Nabila. Hingga saat ini penggalangan dana
tersebut telah mengumpulkan dana lebih dari Rp150.000.000. Diharapkan melalui dana tersebut Nabila akan mampu 'membeli sepatu' untuk pendidikannya, dan juga dapat digunakan untuk membantu meringankan kehidupannya serta membantu pengobatan sang kakek yang tengah menderita sakit pada saluran kencing sejak 6 bulan lalu, dan sang nenek yang menderita sakit jantung. Diketahui keluarga Nabila juga tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah seperti PKH, BNPT, KIP, KIS, BPJS, maupun bantuan lainnya.