Diabetes kering adalah istilah umum yang digunakan untuk penderita diabetes dengan kadar gula yang relatif lebih rendah. Penderita diabetes ini saat mengalami luka luar, lukanya akan cepat sembuh dan kering, berbeda dengan penderita diabetes yang memiliki kadar gula lebih tinggi, yang luka luarnya akan lebih susah sembuh sehingga disebut diabetes basah. Diabetes kering merupakan tanda awal timbulnya diabetes tipe 2.

Penderita diabetes kering cenderung memiliki tubuh semakin kurus karena menggunakan lemak sebagai pengganti tenaga. Hal ini disebabkan karena hormon insulin sudah mengalami kerusakan sehingga mengakibatkannya kebal terhadap kandungan glukosa darah. Insulin sudah tidak mampu lagi untuk mengkonvensi gula darah menjadi glikogen yang pada akhirnya menimbulkan peningkatan kadar gula darah melebihi batas normal. 

Moms, Kenali Gejala Penyakit Diabetes Kering Serta Beberapa Metode Penyembuhannya

Penyebab Diabetes Kering

Diabetes kering dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan yang tidak sehat, makanan-makanan pemicu diabetes di antaranya yaitu makanan yang terlalu manis, makanan ringan, soft drink, dan junk food lainnya. Obesitas, faktor genetik atau keturunan, penggunaan obat-obatan berbahan kimia, kurang istirahat dan berolahraga, serta stress juga mampu menjadi pemicu munculnya penyakit diabetes kering.

Penyebab Diabetes Kering
baca juga

Gejala Diabetes Kering

Sebelum diabetes kering terdeteksi akan muncul beberapa gejala seperti, mudah merasa kelaparan, hal ini disebabkan karena terjadinya peningkatan glukosa yang tidak dapat disalurkan ke seluruh sel tubuh. Meningkatnya rasa haus serta intensitas buang air kecil yang disebabkan oleh terbuangnya jumlah glukosa melalui urin tanpa adanya proses penyaringan normal.

Mulut terlihat kering akibat dehidrasi berlebihan dan timbul bau mulut sebagai hasil pembakaran lemak bersama aseton sebagai sumber energi yang menghasilkan keton. Penglihatan menjadi kabur, timbul rasa pegal pada bagian otot, badan menjadi mudah lemah, letih, dan lesu, muncul luka yang sulit mengering, kulit gatal, mudah, mengantuk, sampai berat badan yang terus menurun.

Gejala Diabetes Kering

Pengobatan Diabetes Kering

Karena diabetes kering adalah tipe diabetes yang cenderung masih ringan, maka pengobatannya bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti dengan membatasi diet, yaitu hanya mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah sehingga mampu mengontrol gula darah. Melakukan aktivitas fisik secara rutin seperti aerobik, berenang, joging, atau jenis olahraga lain. Serta selalu memantau kadar gula dalam darah ke tenaga medis. Jika cara-cara tersebut belum mampu untuk menekan kadar gula darah, tindakan medis selanjutnya yang bisa dilakukan untuk pengobatan yaitu terapi insulin.

Dalam terapi ini akan digunakan beberapa jenis obat-obatan seperti Metmorfin, Sulfonilurea, Meglitinides, Thiazolidinediones, DPP-4 inhibitor, GLP-1 receptor agonists, GLT2 inhibitor, atau menyuntikkan langsung insulin ke dalam tubuh. Tindakan bedah operasi bariatik juga bisa dilakukan sebagai upaya pengobatan diabetes kering. Operasi ini dilakukan dengan memotong sebagian usus kecil yang memiliki efek untuk menurunkan kadar gula darah.

Pengobatan Diabetes Kering
baca juga

Pencegahan Diabetes Kering

Beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes kering, yaitu selalu mengontrol gula darah, bisa dilakukan dengan cara selalu memeriksakan kadar gula darah secara rutin dan mengonsumsi obat-obatan antidiabetes. Cara lain yaitu dengan menjaga asupan makanan, menjaga asupan kalori yang dimasukkan ke dalam tubuh serta menghindari makanan dan minuman yang terlalu manis. Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur, menghindari stress, serta menghindari merokok juga merupakan beberapa upaya untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes kering.

Pencegahan Diabetes Kering