Penyakit asam urat atau juga disebut gout adalah penyakit sendi yang diakibatkan oleh kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Normalnya, asam urat dapat larut dalam darah dan akan keluar bersama urin. Namun, dalam kondisi tertentu tubuh dapat menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat akan menumpuk di dalam tubuh.

Penumpukan asam urat akan membentuk kristal sendi yang dapat memicu nyeri, pembengkakan, kemerahan, bahkan hingga sensasi seperti terbakar di berbagai area persendian tubuh. Jika semakin parah, penyakit asam urat dapat kambuh berkali-kali. Hal ini selain menyebabkan aktivitas terganggu, dalam jangka panjang endapan asam urat juga dapat merusak jaringan sendi. 

Waspada Asam Urat Tinggi, Kenali 5 Gejalanya Moms!

Gejala Asam Urat Tinggi

Penyakit asam urat pada biasanya pertama kali dirasakan pada daerah kaki. Penyakit ini ditandai dengan rasa sakit pada sendi yang datang secara tiba-tiba, timbul kemerahan, pembengkakan, dan kemerahan di area dasar jempol kaki. Pembengkakan sebagai ciri terdapatnya asam urat tinggi ini bisa saja tidak hanya terjadi pada sendi, namun juga pada daerah sekitar sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Umumnya pada tahap ini penderita tidak akan dapat bergerak secara leluasa. Selain ciri tersebut, berikut beberapa gejala yang akan muncul sebagai tanda adanya penyakit asam urat tinggi. 

Gejala Asam Urat Tinggi
baca juga

Serangan Nyeri Sendi Mendadak

Serangan nyeri asam urat sering kali muncul dan terjadi pada tengah malam. Serangan ini akan muncul secara tiba-tiba atau mendadak, dan pada kasus yang parah nyeri yang terjadi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu. Sebelum nyeri asam urat timbul, biasanya muncul gejala seperti persendian terasa pegal, hal ini akan berlangsung selama 6-12 bulan dengan intensitas yang berbeda setiap harinya. 

Serangan Nyeri Sendi Mendadak

Sulit Beraktivitas

Saat rasa nyeri pada persendian akibat asam urat muncul dan tidak segera diobati, maka persendian akan terasa semakin keras dan kaku. Hal tersebut tentu akan menghambat berbagai aktivitas karena rasa nyeri, keras, dan kaku pada persendian tersebut akan membuat penderita asam urat tidak dapat bergerak secara leluasa. Jika nyeri dan sendi kaku akibat asam urat tidak segera mendapatkan penanganan medis, dikhawatirkan hal ini dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen.

Sulit Beraktivitas
baca juga

Area Nyeri Membengkak dan Terasa Panas

Nyeri hebat sebagai tandan asam urat tinggi sering kali disertai pembengkakan dan sensasi rasa panas. Akan muncul pula warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi. Area persendian yang paling sering muncul akibat dampak asam urat adalah jempol kaki, lutut, pergelangan kaki. sendi di jari tangan, dan siku. Pada kasus asam urat yang parah, pembengkakan yang terjadi akan disertai dengan warna kulit yang memerah dan rasa panas yang menjalar.  

Area Nyeri Membengkak dan Terasa Panas

Kemerahan Pada Kulit di Sekitar Sendi

Kemerahan pada kulit di sekitar sendi akibat asam urat juga disebut sebagai radang sendi. Radang sendi yang timbul akan disertai dengan rasa panas yang menyengat, bagian ini akan terasa semakin sakit terutama apabila digerakkan. Oleh karena itulah banyak penderita asam urat, terutama pada bagian kaki yang sampai tidak bisa berjalan ketika penyakitnya kambuh.  

Kemerahan Pada Kulit di Sekitar Sendi

Muncul Nodul

Nodul merupakan gumpalan kristal yang terbentuk di bawah permukaan kulit, gumpalan ini dapat membesar dan menyebabkan rasa sakit saat serangan asam urat datang. Nodul baru akan muncul pada penderita asam urat kronis, umumnya benjolan ini tidak secara terus-menerus menimbulkan nyeri. Namun, nodul yang tumbuh dari waktu ke waktu dapat mengakibatkan pengikisan pada jaringan sendi hingga akhirnya menyebabkan kerusakan sendi.

Muncul Nodul