Manfaat Bawang Merah untuk Bayi, Benarkah Bisa Meredakan Demam?

Menurunkan Demam dan Mengatasi Perut Kembung
 
Kelompok Program Pendidikan Profesi NERS Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) pada Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang telah melakukan penelitian mengenai penggunaan bawang merah pada anak untuk menurunkan demam. Bawang merah mengandung minyak atsiri yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah.
 
Cara melakukannya cukup mudah. Pertama, parut bawang merah atau tumbuk setengah halus. Kemudian balurkan pada perut atau punggung anak. Hati-hati jangan mengenai bagian wajah bayi karena aroma bawang yang kuat akan kurang nyaman bagi mereka. Parutan bawang merah dapat ditambahkan minyak zaitun atau minyak kayu putih. Oleskan satu kali, dengan jarak sepuluh menit kemudian oleskan kompres bawang merah kembali.
 
Ramuan bawang merah tersebut juga dapat mengatasi perut kembung, lho Moms. Sambil mengoles, pijat ringan punggung bayi akan agar si kecil lebih rileks, hangat,  dan perut kembung pun teratasi. Namun, penggunaan bawang merah ini belum bisa mengatasi demam secara total, hanya dapat membuat bayi merasa nyaman. Lebih baik, bawa ke dokter jika sakit tidak reda.

Manfaat Bawang Merah untuk Bayi, Benarkah Bisa Meredakan Demam?

Meredakan Penyakit Flu dan Batuk
 
Makan bawang merah mentah dapat mengurangi flu, batuk, radang tenggorokan dan masalah pernafasan. Namun akan sulit untuk bayi mengonsumsinya. Maka, Moms bisa mengiris tipis atau mencincang bawang lalu dicampur pada makanan anak. Di sisi lain, Moms juga bisa membuat parutan bawang merah dan mengoleskan pada perut  dan punggung dengan kapas.
 
Memperlancar sirkulasi darah
 
Seperti yang disebutkan di awal, kandungan dalam bawang merah dapat memperlancar sirkulasi darah. Agar mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Moms bisa mengiris tipis danmenempelkannya pada kaki dengan dibalut perban ataupun kaos kaki. Lakukan ketika bayi tidur dan maksimal selama empat jam. Asam fosfat dalam bawang merah akan diserap melalui trans-dermal telapak kaki yang kemudian masuk ke pembuluh. Asam fosfat ini akan bekerja memurnikan dan menyerap racun dalam organ internal sehingga sirkulasi darah pun menjadi lancar.
 
Sebagai Antibakteri dan Antivirus
 
Bawang merah mengandung antivirus dan antibakteri. Namun cara kuno yang dilakukan orang-orang dengan meletakkan di pojok-pojok ruangan merupakan mitos belaka. Manfaatnya diperoleh dengan cara mengonsumsi bawang merah. Ahli gizi Dr Marya W Haetono, MGizi. SpGK, menyarankan untuk konsumsi bawang merah dengan jumlah minimal 100-200 gram sehari.
 
Ingat ya Moms, terapi bawang merah ini hanya dapat meredakan penyakit dan mengantisipasinya agar tidak semakin parah. Jadi, Moms tetap harus konsultasi ke dokter atau petugas kesehatan bila bagi tidak kunjung membaik. Semoga Moms dan keluarga selalu sehat ya.