Sampai saat ini, kafein dikenal sebagai zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Sebagain dari mereka mengkonsumsinya demi menghidari kantuk di siang hari. Kopi, merupakan sumber psikoaktif paling dikenal agar mengatasi masalah tersebut.

Namun ada juga sebagaian lain lebih senang menangkal kantuk dengan cokelat atau teh. Kedua minuman tersebut memiliki kandungan kafein cukup tinggi juga loh moms. 

Kafein sendiri bisa menstimulasi sistem saraf pusat, sehingga menimbulkan rasa awas dan energi ekstra. Tapi jika dikonsumsi secara berlebihan berpotensi membangkitkan rasa cemas dan detak jantung pun menjadi lebih cepat dari biasanya.

Agar moms tidak salah memilih, yuk cari tahu berapa banyak jumlah kafein dalam kopi, teh, dan cokelat? Mana pula yang paling banyak mengandung kafein?

Antara Kopi, Teh, dan Cokelat, Mana yang Lebih Tinggi Kafeinnya Ya Moms?

A. Kafein Dalam Kopi

Dikenal sebagai minuman yang paling banyak mengandung kafein, faktanya kopi memang yang tertinggi di antara teh maupun cokelat. Karenanya, kebanyakan orang memanfaat kan kopi agar terjaga sepanjang waktu. Apakah moms salah satunya?

Oh ya, kandungan kafein dalam kopi sendiri tak selamanya sama loh moms. Hal ini tergantung dari bagaimana biji kopi dipanggang, disimpan, hingga metode apa yang diggunakan saat moms menyeduh kopi, berapa lama kopi diseduh, dan berapa lama perbandingan bubuk kopi dan air. Proses-proses tersebut ternyata mempengaruhi kandungan kafein di dalamnya.

Kandungan kafein dalam secangkir kopi (8 ons/ 237 ml) yang disedug berkisar antara 95-200 mg. Kandungan ini terntu berbeda dalam kopi instan. Biasanya secangkir kopi instan (8 ons/ 237 ml) mengandung lebih sedikit kafein, sekitar 27-123 mg. Lain pula dengan kopi yang katanya 'bebas kafein'. Hemm, ternyata ini tidak benar-benar bebas, setidaknya mengandung 2-12 mg kafein.

A. Kafein Dalam Kopi
baca juga

B. Kafein Dalam Teh

Kebiasaan mengkonsumsi teh sebagai pendamping makan sudah merekat dalam tradisi masyarakat Indonesia. Hak ini menjadikan teh jadi minuman favorit bagi semua kalangan termasuk moms dan keluarga. Namun berapa banyak kandungan kafein yang kita konsumsi saat itu?

Meski lebih sedikit dibaningkan kopi, teh tetap mengandung kafein yang harus moms perhatikan juga. Kandungan tersebut terhantung dari jenis teh sendiri. Jika secangkir teh hijau (24-25 mg) mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan dengan teh hitam (14-17 mg).

Agar mengurangi jumlah kafein dalam teh, moms bisa coba menyeduhnya dalam waktu singkat. Bagi moms pecinta teh kemasan, teh tersebut juga mengandung kafein sebesar 5-40 mg setiap 237 ml.

B. Kafein Dalam Teh

C. Kafein Dalam Cokelat

Moms ingin mencoba memperkenalkan kafein pada si kecil? Yuk coba dengan minuman cokelat panas. Memiliki rasa unik, kandungan kafein dalam cokelat tidak kalah dengan kopi atau teh. Bisanya dalam secangkir cokelat panas (150 ml) atau cocoa mengadung kafein antara 10-70 mg. Tetap tergantung dari jenis cokelat dan metode proses hingga siap disajikan ya moms. Sedangkan jika cokelat bar (30 gr) mengandung kafein sebanyak 20-60 mg.

C. Kafein Dalam Cokelat

Agar moms bisa memaksimalkan manfaat kafein dan tidak membahayakan bagi tubuh, para ahli menyarankan agar mengonsumsinya dalam batasan tertentu setiap hari. Bagi orang dewasa, konsumis 200-300 mg kafein per harinya atau setara 4 cangkir kopi seduh masih dalam bentuk aman. Namun, sebaiknya moms tetap menjaga-jaga agar jangan sampai anggota keluarga lain justru yang kelebihan mengonsumsinya.