Penyebab terjadinya diabetes melitus yaitu gangguan pada kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa ke dalam sel dan juga meningkatnya kadar gula darah. Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes melitus dapat menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi seperti penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, serta gangguan pada mata, ginjal, dan saraf. Mari kita simak gejala diabetes melitus agar Moms bisa cepat mengetahuinya dan mendapat pengobatan segera.

Cepat Haus Dan Lapar

Jika Moms sering merasa haus meski sudah minum cukup dan mulut menjadi kering bisa jadi ini merupakan tanda diabetes. Hal ini menyebabkan perputaran cairan dalam tubuh berlangsung lebih cepat, sehingga Moms juga akan merasa haus lebih cepat dan mulut terasa kering. Selain itu rasa lapar yang berlebih juga merupakan salah satu tanda diabetes istilah medis untuk tanda ini yaitu polifagi.

Gangguan insulin pada penderita diabetes membuat sel-sel yang ada di dalam tubuh tidak dapat memanfaatkan gula dalam darah dengan baik. Kondisi ini menjadi penyebab utama menumpuknya kadar gula dalam darah. Karena kekurangan sumber energi, sel dalam tubuh akan menimbulkan lapar yang terus menerus. Ini yang menjadikan penderita diabetes biasanya akan merasakan rasa lapar berlebih yang tak jarang terjadi terus-menerus sepanjang hari.

Banyak Buang Air Kecil

Tingginya kadar gula dalam darah menjadikan ginjal berusaha membuangnya melalui urine sehingga mengakibatkan produksi urine menjadi lebih banyak. Oleh karena itu jika Moms merasakan dorongan untuk buang air kecil lebih sering daripada biasanya bisa menjadi tanda terjadinya diabetes melitus. Kondisi ini juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kencing baik pada pria maupun wanita.

Berat Badan Turun

Berat badan yang turun secara tiba-tiba padahal Moms menjaga pola makan dengan baik, juga dapat menjadi gejala diabetes melitus. Hal ini disebabkan Moms tidak mendapat cukup energi dari gula yang dihasilkan sehingga akan berdampak pada otot dan lemak. Oleh karena itu Moms harus memperhatikan kestabilan berat badan apakah sesuai dengan asupan harian atau tidak.

Mudah Lelah

Kekurangan gula akan menyebabkan Moms kekurangan energi sehingga kerja tubuh akan melambat dan membakar otot atau lemak walaupun Moms sebenarnya kurang melakukan aktivitas. Normalnya, orang akan merasa lelah setelah beraktivitas sementara penderita diabetes melitus lelah meski tak melakukan apa pun.

Gangguan Penglihatan

Gangguan penglihatan seperti pandangan yang buram sering terjadi sebagai tanda awal diabetes. Adanya perubahan pada kadar gula darah tak hanya menyebabkan pergeseran cairan ke dalam lensa mata, tapi juga mempengaruhi fungsi dan kelenturannya untuk memfokuskan pandangan. Walau tidak menyebabkan kerusakan pada lensa mata, kondisi ini menyebabkan otot sekitar lensa harus bekerja lebih keras untuk memfokuskan pandangan, sehingga pandangan Moms menjadi buram sehingga mata menjadi lelah.

Warna Kulit Berubah Lebih Gelap
Tanda perubahan warna kulit atau munculnya skin tag (kutil) adalah salah satu perubahan kulit yang identik dengan diabetes, dan dengan munculnya acanthosis nigricans atau area kehitaman yang menebal biasanya terjadi pada lipatan-lipatan kulit, seperti ketiak, leher, dan selangkangan. Kutil juga dapat muncul di area-area tersebut.

Pemulihan Luka Lebih Lama dan Mudah Infeksi
Normalnya luka kecil pada tubuh akan butuh waktu sehari untuk luka itu sembuh. Namun, penderita diabetes akan sulit membaik jika terkena luka, dan bahkan akan mengakibatkan terkena infeksi jika tidak ditangani dengan cepat dan benar. Penderita akan sering mengalami infeksi pada luka, sebab itu, Moms sebaiknya lindungi bagian tubuh yang rentang lecet salah satunya dengan menggunakan alas kaki khusus diabetes. 

7 Gejala Diabetes Melitus, Adakah yang Moms Alami Salah Satunya?